Bendung Pesayangan Mengkhawatirkan, Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen - suara rakyat
Home » , » Bendung Pesayangan Mengkhawatirkan, Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

Bendung Pesayangan Mengkhawatirkan, Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

Written By suara rakyat on Wednesday, May 23, 2018 | 9:25 PM

Slawi,(suararakyattegal.com),- Saluran sekundar Bendung Pesayangan, Kecamatan Talang Kabupaten Tegal Jawa Tengah, yang melalui sawah sawah pertanian meliputi Desa Dukuh Malang, Bengle, dan Kaladawa yang luasnya mencapai ratusan hektar saat ini kondisinya sangat rawan dan membutuhkan perhatian serius.
Seperti terlihat langsung di lokasi, saluran berpenampang kurang lebih lebar 4 Meter beberapa hari lalu airnya penuh. Sementara sayap saluran yang sumbernya berasal dari Bendung Pesayangan nampak kondisinya di sebelah utara di beberapa titik mengalami retak retak dan nyaris jebol, bahkan sudah ada timbunan karung pasir di titik lokasi.
Yang mengkhawatirkan kalau sampai turun hujan besar tidak bisa dibayangkan, bila bangunan sayap tersebut jebol, bisa mengakibatkan sawah pertanian yang saat ini sudah ditanami padi dengan usia diperkirakan sekitar satu bulan itu bisa jadi korban terendam banjir, dan sawah petani bisa terancam gagal panen.
Wilayah Kerja PSDA Kabid Pengairan Kantor DPU Kabupaten Tegal, Ir Edi Winarno saat ditemui di ruang kerjanya kemarin mengaku belum terima laporan dari petani atau desa setempat. Namun bangunan saluran tersebut diketahui merupakan wilayah kerja dinas provinsi yakni Kantor Dinas Pengelola Sumber Daya Air (PSDA).
"Namun begitu walaupun secara teknis menjadi tanggungjawab PSDA, kami akan cek ke lokasi dan akan melaporkan ke dinas yang bersangkutan, " ujarnya.
Kondisi tersebut nampaknya sudah lama kurang mendapatkan perhatian serius dari semua pihak, padahal kondisi itu sudah lama diketahui dengan bukti sudah ada timbunan karung pasir di satu titik lokasi yang ada, namun belum ada tindak lanjut penanganan berikutnya untuk perbaikan sayap saluran yang nyaris ambrol itu. sam(r)
Share this article :