- suara rakyat

Written By suara rakyat on Sunday, May 20, 2018 | 9:46 PM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Jembatan Bulu yang terletak persis didepan kantor Pemdes Langkap kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes merupakan sarana penghubung transportasi masyarakat di dua wilayah kecamatan Bumiayu - Paguyangan, kondisi bangunan oprit sebelah selatan, beserta badan jalan jembatan mengalami roboh, akibat kedua pondasi ambrol tergerus air sungai saat hujan lebat pada Rabu 26/4 lalu hingga kini belum mendapat perbaikan dari pihak Pemda. Pasalnya harus menunggu proses pencairan dana, hal ini disampaikan kepala desa Langkap kecamatan Bumiayu, Mustholih saat ditemui diruang kerjanya Jumat (18/5), lalu.
Kades Mustholih menjelaskan, jembatan berukuran 6 x 3,5 Meter itu satu satunya akses sarana transportasi perekonomian dan pendidikan bagi masyarakat desa Langkap Bumiayu dan desa Cilibur Paguyangan pada beberapa hari setelah terjadi sempat ditutup untuk sementara, berdasarkan hasil musyawarah Pemdes, BPD Langkap,  Dinas PUTR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Brebes akhirnya sepakat untuk dibuat jembatan darurat yang terbuat dari papan kayu dan batang pohon kelapa dengan menghabiskan dana sekitar Rp 20 Juta lebih. Semua itu merupakan inisiatif Pemdes dan BPD setempat untuk kepentingan masyarakat, maka dana yang digunakan sebesar itu mencari dari dana talangan, dari pada menunggu peoses pencairan dana dari Pemda cair entah kapan jembatan itu bisa diperbaiki dan dilewati. Padahal sarana tersebut sangat vital bagi kedua masyarakat di dua wilayah kecamatan, jelasnya.
Dan diterangkan setelah selesai dibuat jembatan darurat hingga sekarang, jembatan tersebut sementara bisa dilewati oleh kendaraan bermotor dengan angkutan ringan. Pihaknya meminta dinas terkait agar segera mungkin jembatan itu mendapat penanganan serius untuk bisa diperbaiki, pintanya.
Lanjut Kades, jembatan Bulu ini sangat vital sebagai sarana transportasi penghubung masyarakat, apalagi nanti dipaska arus mudik lebaran volume kendaraan yang lewat sangat meningkat dan kawatir akan mnjadi beban kondisi jembatan tersebut, terangnya. imam(r)
Share this article :