Rumah Sakit Umum Daerah Bumiayu Kekurangan Dokter Spesialis - suara rakyat
Home » , » Rumah Sakit Umum Daerah Bumiayu Kekurangan Dokter Spesialis

Rumah Sakit Umum Daerah Bumiayu Kekurangan Dokter Spesialis

Written By suara rakyat on Wednesday, May 16, 2018 | 2:16 PM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Gedung megah RSUD Bumiayu merupakan kebanggaan masyarakat kabupaten Brebes bagian selatan dan sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat ini, setelah membuka fasilitas pelayanan ruang kelas VIP serta melengkapi sarana prasarananya kini menambah dua tenaga medis atau dokter spesialis untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat secara prima. Selain itu, dalam upaya menuju kenaikan status RSUD Bumiayu dari type C ke D, hal ini disampaikan H Wijayanto selaku kabag TU dan Humas RSUD Bumiayu.
Wijayanto mengatakan, adanya penambahan dua dokter spesialis ini dalam rangka melengkapi tenaga medis spesialis yang ada, karena RSUD Bumiayu masih kekurangan dan membutuhkan tenaga medis terutama dokter spesialis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, sehingga RSUD menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat Brebes bagian selatan, katanya. Belum lama ini.
Hal senada dikatakan dirut RSUD Bumiayu dr. Ali Budiarto, penambahan dua dokter spesialis ini yaitu spesialis saraf dan spesialis kandungan, keduanya merupakan dokter yang dibutuhkan dan untuk melengkapi tenaga medis yang sudah ada seperti, dokter spesialis kandungan, saraf, anak, jiwa, penyakit dalam, bedah dan anestesi.
Dijelaskan RSUD Bumiayu saat ini masih kekurangan dokter spesialis terutama spesialis kandungan, pasalnya RSUD Bumiayu selama ini  dalam pelayanan kesehatan pasien sebagian besar adalah melayani kesehatan ibu hamil dan persalinan saat ini baru bisa ditangani oleh satu dokter spesialis kandungan saja, jelasnya saat ditemui diruang kerjanya.Selasa (15/5) kemarin.
Menurutnya, pelayanan ibu hamil dan persalinan hanya ditangani oleh satu dokter spesialis kandungan itu dinilai tidak ideal, karena pasien persalinan harus  cepat dilayani, dan dengan kondisi satu dokter otomatis pasien tidak dapat dilayani secara bergantian dan harus menunggu, sehingga ini sangat rawan bagi pasien manakala tidak segera mendapat  pelayanan. Maka dengan adanya penambahan dokter spesialis tersebut, diharapkan dapat memberikan pelayanan secara maksimal, ungkapnya. imam(r)
Share this article :