Home » » Dukuh Kembeng Wadas Gumantung Daerah Pedalaman dan Masih Terisolir

Dukuh Kembeng Wadas Gumantung Daerah Pedalaman dan Masih Terisolir

Written By suara rakyat on Wednesday, July 4, 2018 | 10:53 PM

Tonjong, (suararakyattegal.com), - Warga Dukuh Kembeng Wadas Gumantung Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes salah satu pedukuhan yang masih dinilai terisolir dan letak geografi dukuh tersebut merupakan daerah pedalaman dengan menggunakan akses jembatan penghubung transportasi yang melintas di Sungai Pedes.
Kepala Desa Kutamendala Johari mengatakan, akses tersebut satu satunya yang digunakan warga untuk melakukan aktifitas perekonomian dan pendidikan terputus  pada beberapa tahun yang lalu, hal itu menjadi perhatian pemerintah.
Johari mengakui, warga Dukuh Kembeng Wadas Gumantung hingga kini kondisinya masih terisolir karena sarana penghubung berupa jembatan Wadas Gumantung yang melintas di Sungai Pedes itu terputus dan belum bisa diperbaiki.
"Warga terpaksa turun ke sungai, namun manakala kondisi sungai banjir mereka tidak dapat melakukan aktifitas keluar pedukuhan maupun ke pusat ibu kota kecamatan," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (4/7).
Johari menjelaskan, kondisi warganya yang mengalami terisolir sejak diera awal kepemimpinan daerah Bupati Brebes Indra Kusuma dan telah berkali kali dilakukan perbaikan, namun jembatan tersebut kembali putus diterjang banjir beberapa tahun yang lalu.
Keprihatinan tersebut pihaknya telah melaporkan ke Pemda Brebes untuk mendapat perhatian, namun menurutnya yang mendapat informasi dari pihak Pemda sekarang untuk memperbaiki jembatan itu terkendala dengan keterbatasan aggaran yang dimiliki.
Selain itu, lanjut Johari, pihak Pemda akan melakukan pengkajian karena memperbaiki maupun membangun jembatan yang sangat panjang itu di lokasi yang lama walaupun jembatan tersebut berkali kali putus serta mendapat perbaikan.
"Mungkin terlalu berat karena kondisi medan sungai  Pedes yang dinilai ekstrim itu," pungkasnya.mam(r)
Share this article :