Sisa Bencana, Koramil 11 Kodim 0713/Brebes Inisiatif Ajak Warga Gotong Royong - suara rakyat
Home » , , » Sisa Bencana, Koramil 11 Kodim 0713/Brebes Inisiatif Ajak Warga Gotong Royong

Sisa Bencana, Koramil 11 Kodim 0713/Brebes Inisiatif Ajak Warga Gotong Royong

Written By suara rakyat on Tuesday, July 10, 2018 | 10:44 AM

Paguyangan,(suararakyattegal com),- Dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI dengan rakyat, anggota Koramil 11 Kodim 0713/Brebes melakukan gotong royong bersama warga desa Cilibur kecamatan Paguyangan dengan membangun jembatan darurat sungai Cilongkrang, Senin (9/7) kemarin.
Danramil 11/Paguyangan melalui Bati Taud Peltu Diono mengatakan, jembatan tersebut dinilai sudah tidak layak dan kondisinya sangat memprihatinkan setelah mengalami ambrol saat diterjang banjir pada beberapa waktu lalu, dan hanya menyisakan badan jalan untuk dilewati pejalan kaki dan kendaraan roda dua saja. Oleh karena itu sebelum jembatan tersebut diperbaiki oleh Pemda Brebes, TNI berinisiatif mengajak warga bergotong royong membangun jembatan darurat  yang terbuat dari batang pohon kelapa dan pohon mahoni agar semua jenis kendaraan bisa lewat, katanya.
Hal senada Kepala desa Cilibur Tohimin , mengakui keprihatinan kondisi jembatan sungai Cilongkrang yang belum mendapat perhatian Pemda Brebes, karena jembatan ini merupakan akses penghubung transportasi aktivitas perekonomian maupun perdagangan, serta pendidikan warga, dan juga akses penghubung warga antar desa.
"Saya berharap kepada Pemda Brebes agar jembatan tersebut bisa segera kembali diperbaiki sehingga aktivitas warga bisa lancar dan normal", ungkap Tohimin.
Sementara tokoh masyarakat desa Cilibur M Sofan mengungkapkan, selain kondisi  jembatan yang memprihatinkan juga sarana jalan desa maupun jalan kabupaten di desa Cilibur saat ini kondisinya rusak parah dan belum mendapat perhatian serius oleh Pemda Brebes, pasalnya geografi desa Cilibur  berada di dataran tinggi. Desa Cilibur juga merupakan salah satu desa terpencil di kecamatan Paguyangan yang selama ini sangat minim mendapat pembagian proyek pembangunan yang dirasakan oleh masyarakat, walaupun pihak desa memiliki anggaran Dana Desa (DD) maupun anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) itu semua untuk penanganan dalam memperbaiki semua sarana insfrastruktur tersebut tidak bisa menjadi andalan, ungkapnya. imam(r)
Share this article :