Demi Bantu Ekonomi Keluarga, Kejo Rela Tidak Lanjutkan Sekolah - suara rakyat
Home » , , » Demi Bantu Ekonomi Keluarga, Kejo Rela Tidak Lanjutkan Sekolah

Demi Bantu Ekonomi Keluarga, Kejo Rela Tidak Lanjutkan Sekolah

Written By suara rakyat on Saturday, September 22, 2018 | 9:02 PM

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Pemuda putra kelima pasangan Imron (55) dan Arsanah (50) warga Rt 06/07 desa Bantarwaru kecamatan Bantarkawung kabupaten Brebes, Kejo (15), yang hanya berbekal pendidikan tamat Sekolah Menengah Pertama (SMP) rela tidak melanjutkan sekolah, pasalnya dia tidak ingin membebani kedua orangtuanya.
Menurut Kejo, dirinya ingin membantu ekonomi orang tua dengan berjualan keliling desa membawa jenis makanan ringan anak-anak yang terbuat dari bahan baku tepung tapioka, telor dan saos, dengan bentuk sate, warga setempat memberinama Pepeda seharga Rp 2000 per bijinya, terangnya.
Lanjut Kejo, dirinya bersyukur jualannya bisa laris dan habis, ujarnya sembari melayani pembeli  di desa Bambayang kecamatan Bantarkawung kabupaten Brebes Jumat sore (21/9) kemarin.
Kejo Mengatakan, dirinya berjualan untuk memperjuangkan dan membantu ekonomi orang tuanya yang memiliki beban dalam menafkahi hidup ke 12 anak termasuk dirinya. Sedangan pekerjaan orangtuanya berpenghasilan minim sebagai buruh tani. Keprihatinan anak nomor lima ini awalnya sebagai tukang ojeg dan berinovasi beralih memilih dagang keliling sejak tamat SMP, yang sudah dijalani selama hampir 3 tahun.
Orang tua hanya memberi modal sebuah motor bekas, dan penghasilan dagang dari pagi hingga malam mendapat keuntungan rata rata Rp 30 - 50 Ribu perharinya, dan hasilnya diberikan kepada orangtuanya jelasnya.
Disinggung dirinya diminta agar bisa bersekolah lagi dirinya secara tegas sudah tidak berminat lagi untuk belajar melainkan dirinya suka berjualan, dan menekuni jiwa dagangnya.
Sementara melihat kondisi Kejo yang masih bocah itu berjualan menjadi keprihatinan Mutonah (50) warga desa Bambayang kecamatan Bantarkawung kabupaten Brebes.
Mutonah mengungkapkan, sosok anak tersebut sudah memiliki jiwa dagang dan tidak mau bersekolah padahal saat ini Pemerinah daerah (Pemda) Brebes sedang digalakan program Ayo Kembali Bersekolah, terangnya.
Lanjut Nutonah, hal ini kemungkinan ada beberapa faktor yang ditanggung kedua orangtuanya, sehingga anak tersebut tidak berminat sekolah lagi, imbuhnya. imam(r)
Share this article :