Trauma Kecelakaan, Sejumlah LSM dan Ormas Beri 4 Tuntutan Kepada Pemerintah - suara rakyat
Home » , » Trauma Kecelakaan, Sejumlah LSM dan Ormas Beri 4 Tuntutan Kepada Pemerintah

Trauma Kecelakaan, Sejumlah LSM dan Ormas Beri 4 Tuntutan Kepada Pemerintah

Written By suararakyat on Tuesday, December 11, 2018 | 11:45 PM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),-Terkait insiden kecelakaan maut truk tronton yang diduga mengalami rem blong Senin siang kemarin beberapa gabungan masyarakat, Ormas dan LSM lakukan aksi penghadangan kendaraan bertonase melampaui batas agar tidak melewati jalur Fly Over (FO) Kretek di 5 Km sebelum lokasi FO Kretek Senin malam (10/12) kemarin.

Aksi Penghadangan ini merupakan bentuk kekecewaan atas lambannya maupun ketidak seriusan Pemerintah dalam penanganan kecelakaan FO Kretek yang telah mengakibatkan puluhan korban jiwa meninggal dunia. Namun aksi penghadangan tersebut berganti mereka mengajak dialog dengan pejabat terkait disalah satu tempat.

“Saat ini yang dirasakan oleh masyarakat adalah trauma, setiap detik merasa ketakutan, “ucap Dedi selaku koordinator aksi.

Lebih lanjut, Dedi sangat berharap Pemerintah segera menangani efek negatif dari FO Kretek dengan serius, agar ada perhatian seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemda) Brebes dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) maupun Pemerintah Pusat agar ada solusi terkait sering terjadinya kecelakaan lalu lintas di Bumiayu terutama di jalur FO Kretek. “Ungkapnya.

Menurutnya, bangunan FO Kretek merupakan pembangunan yang gagal total dan tidak layak dilalui kendaraan bermuatan besar,  hal ini perlu dikaji ulang, ujarnya.

Dari hasil dialog mereka meminta 4 upaya tuntutan kepada Pemerintah terkait kecelakaan maut yang disampaikan salah satu tokoh masyarakat Bumiayu H Mutharom tuntutan tersebut diantaranya.

Pertama, warga mendesak agar masyarakat ingin ketemu dengan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo untuk menyelesaikan, Kedua mereka meminta dibuatkan tanggul atau semacam beton di terminal lama Bumiayu, Ketiga warga juga ingin jalur bawah FO Kretek dibuka khusus untuk truk, dan keempat ingin jalan dekat jembatan podol yang berbelok difungsikan lagi.

Sementara adanya jalur penyelamat di Terminal Lama Bumiayu yang dibangun Pemda Brebes dinilai tidak efektif. Pasalnya, sarana tersebut dirasa tidak terlihat oleh banyak beberapa kendaraan dari arah selatan sehingga mempertanyakan keseriusan pemerintah terkait jalur penyelamat.

Wakapolres Brebes Kompol M Faisal Perdana mengatakan, empat permintaan warga akan dikonsultasikan lebih lanjut.

“Seluruh permintaan warga akan kita konsultasikan lebih lanjut. Yang jelas kami sudah menampung keinginan warga " ungkap Kompol M Faisal Perdana.

Acara dialog terkait insiden kecelakaan tersebut dihadiri sejumlah Pejabat Pemda, jajaran Polres Brebes, Tokoh Masyarakat, Ormas dan LSM. imam(r)
Share this article :