Jembatan Plompong Sirampog Brebes Putus, Ribuan Warga Terisolir - suara rakyat
Home » , , » Jembatan Plompong Sirampog Brebes Putus, Ribuan Warga Terisolir

Jembatan Plompong Sirampog Brebes Putus, Ribuan Warga Terisolir

Written By suararakyat on Tuesday, January 22, 2019 | 12:55 PM

(Photo : Dok)
Sirampog,(suararakyattegal.com),- Ratusan Kepala keluarga (KK) desa Plompong kecamatan Sirampog kini terisolir, pasalnya jembatan Plompong yang terbuat dari rangkaian besi dan bercat warna merah yang menjadi satu -satunya akses utama warga menuju ke pusat kota Kecamatan Sirampog, putus dihantam arus deras air sungai, Senin (21/1) sekirar pukul 17.00 WIB.

Kepala desa (Kades) Plompong Fatoni melalui Darto selaku Sekretaris Desa (sekdes) menjelaskan, Jembatan yang melintang di atas sungai Keruh sepanjang 90 Meter putus setelah abudmen di oprit sisi selatan ambrol dihantam arus deras sungai saat turun hujan lebat yang mengguyur di wilayah kecamatan Sirampog sejak pukul 14.30 WIB.

Diterangkan Darto, sebelumnya warga masyarakat dan pemdes telah menduga jembatan tersebut akan putus manakala air sungai menerjang dan mengikis bangunan tiang bawah sebagai penyangga jembatan, dan saat itu sambil menunggu penanganan dari pemerintah Pemdes telah berupaya penanganan darurat dengan mengerahkan warga bekerja bhakti tiap hari Jumat untuk mengalihkan deras air sungai agar tidak menghantam maupun menggerus bangunan jembatan tersebut, namun nyatanya kini terjadi putus.

Putusnya jembatan Plompong ini untuk yang kesekian kalinya. Terakhir jembatan putus pada tahun 2011 dan dibangun kembali yang kemudian mengalami kerusakan dan dilakukan beberapa kali perbaikan. Pada tahun 2017 lalu sempat dilakukan pembangunan jembatan baru di sisi barat untuk menggantikan jembatan lama yang kondisinya sangat memprihatinkan, namun pembangunan jembatan baru tidak dapat dirampungkan oleh rekanan alias mangkrak karena proses pembangunannya terkendala dengan arus sungai manakala sungai mengalami banjir dengan derasan air yang besar. Padahal pembangunan jembatan tersebut telah menyerap anggaran dari pemerintah provinsi Jawa Tengah mencapai puluhan Miliar.

Jembatan yang putus kali ini merupakan jambatan lama yang kondisinya sangat memperihatinkan. Jembatan dengan landasan lembaran baja tersebut kini tak dapat dilalui oleh semua jenis kendaraan.

Kepala Desa Plompong Fatoni mengatakan, putusnya jembatan mengakibatkan terisolirnya ratusan KK atau ribuan warganya. Warga merasa kesulitan akses transportasi aktivitas perekonomian maupun pendidikan menuju ke pusat pemerintahan kecamatan.

Menurut Darto, ada jalur alternatif namun harus melalui dua wilayah kecamatan yakni Desa Cilibur di Kecamatan Paguyangan dan menuju wilayah Kecamatan Bumiayu dengan jarak sekitar 20 km jarak yang mesti ditempuh warga, ungkapnya.

Sementara Camat Sirampog, Wigiyanto SIP membenarkan putusnya jembatan Plompong tersebut, akibat putus total sehingga tidak dapat dilalui semua kendaraan, termasuk pejalan kaki, karena sangat berbahaya bagi warga.

Lebih lanjut Wigiyanto menjelaskan, pihaknya melalui pemerintahan desa sedang mengiventarisir kerusakan dan melaporkan ke Pemerintah Brebes melalui dinas terkait, dengan harapan segera dilakukan penangan darurat untuk mengurangi beban bagi warga desa Plompong untuk melakukan aktivitas kehidupan sehari-harinya, ujarnya. imam(r)
Share this article :