Kepala Desa Ciputih Kecamatan Salem Kecewa Atas Penundaan Jadwal Pelaksanaan Pilkades - suara rakyat
Home » , » Kepala Desa Ciputih Kecamatan Salem Kecewa Atas Penundaan Jadwal Pelaksanaan Pilkades

Kepala Desa Ciputih Kecamatan Salem Kecewa Atas Penundaan Jadwal Pelaksanaan Pilkades

Written By suararakyat on Sunday, January 6, 2019 | 1:43 PM

Salem,(suararakyattegal.com),- Kepala Desa (Kades) Ciputih kecamatan Salem kabupaten Brebes mempertanyakan terkaitnya penundaan jadwal pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) dikabupaten Brebes, sehingga membuat kekecewaan para kades, hal ini diungkapkan Kades Ciputih Slamet Becco saat ditemui diruang kerjanya, belum lama ini.

Slamet Becco mengatakan, penundaan pelaksanaan Pilkades di kabupaten Brebes secara serentak dinilai Pemerintah daerah (Pemda) Brebes tidak dapat melaksanakan regulasi, yang ada tidak seperti Pemda kabupaten / kota lain di Jawa Tengah (Jateng).

Lebih lanjut Slamet Becco mengungkapkan, pihaknya bersama kades lainnya merasa kecewa setelah mendengarkan hasil jawaban Kepala Bagian Pemerintahan desa (Kabag Pemdes) kabupaten Brebes,
La Ode Vindar Aris Nugroho, yang menjelaskan alasan terkait penundaan waktu Pilkades diantaranya:     1.Penentuan hari dan tanggal wewenang Bupati, 
2. Menjelang hari lebaran. 
3. Menjelang/berdekatan dengan Plpres dan Pileg.
Semua alasan tersebut menurut dia terkait penundaan Pilkades yang dilaksanakan 23 Juni 2019 mendatang itupun di yakini pihaknya akan pasti diundur kembali, dan semua alasan dan argumen tersebur tidak berdasar karena di daerah lain kenapa bisa melaksanakan dengan tepat regulasi dan bisa lancar dan sukses. mengapa dikabupaten Brebes tidak bisa? Heran dia.

"manakala itu  terjadi, maka tingkat IPM Brebes terendah terus sampe kiamat, karena tidak memiliki greget sehingga serba tertinggal." Ujar Slamet.

Hal senada disampaikan Kades Winduasri Nurudin, pihaknya juga 
kecewa berat karena Pilkades diundur terus, padahal secara UU Pemkab harus melaksanakan Pilkades sesuai regulasi. Bahkan Perda tentang Pilkades hingga saat ini blm ada kepastian .

Nurudin memaparkan, masalah biaya Pilkades sangat memberatkan APBDes, karena lebih besar dari APBD. Dan bagi Kades yg mau mencalonkan kembali sudah dirugikan dengan waktu dan biaya. Selain itu parimarma sebagai hak kesejahteraan Kades relatif sangat kecil dibanding dengan anggota DPRD.

Sementara di kecamatan Salem ada 7 desa yang habis masa jabatannya pada bulan Maret 2019 diantaranya (Desa Ciputih, Gandoang, Salem, Banjaran, Gunungjaya, Winduasri, Capar). Sedangkan 14 desa yang habis jabatan Kadesnya pada Februari 2020 yaitu (Desa Kadumanis, Bentarsari, Bentar, Pabuaran, Pasirpanjang, Wanoja, Windusakti, Tembongraja, Gunungtajem, Indrajaya, Ganggawang, Gununglarang, Citimbang, dan Gunungsugih). imam(r)
Share this article :