5 Warga Kecamatan Paguyangan Penerima PKH PKM Mengundurkan Diri - suara rakyat
Home » , » 5 Warga Kecamatan Paguyangan Penerima PKH PKM Mengundurkan Diri

5 Warga Kecamatan Paguyangan Penerima PKH PKM Mengundurkan Diri

Written By suararakyat on Wednesday, February 27, 2019 | 1:03 PM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Merasa kesejahteraan hidupnya merasa mampu, lima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, menyatakan mengundurkan diri sebagai warga sasaran program PKH.

Pengunduran diri PKH dilakukan di hadapan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH saat kegiatan Pembekalan Kelompok PKH se-Kecamatan Paguyangan di Aula Balai Desa Taraban, Senin (25/2) lalu.

Koordinator Pendamping PKH Kecamatan Paguyangan, Akmari menjelaskan, diawal tahun 2019 ini setidaknya ada 47 warga dari sekitar 6400 warga penerima PKH se-kecamatan Paguyangan yang telah mengundurkan diri secara legowo karena merasa telah mampu dan tidak pantas lagi menerima manfaat dari PKH. Dan sebelumnya ada sejumlah 42 warga penerima PHK mengatakan mundur melalui surat pernyataanmya melalui kepala desa, dan sekarang menyusul 5 warga juga menyatakan mundur yang disaksikan langsung oleh Bupati Brebes.

Menurutnya Akmari, kesadaran itu muncul karena ada peningkatan ekonomi dan merasa keluarganya telah masuk kategori sejahtera, mereka memilih Graduasi Mandiri berarti tujuan program PKH telah berhasil. Tujuannya yaitu menyejahterakan keluarga dan mengubah pola pikir para KPM sehingga tidak tergantung pada bantuan Pemerintah.

Sementara Bupati Brebes Hj Idza Priyanti yang menyaksikan secara langsung pengunduran diri lima KPM PKH itu menyampaikan apresiasi, dan menilainya sebagai sikap yang patut ditauladani oleh warga yang masih mengikuti program KPM PKH uang sudah merasa mandiri dapat mengikuti jejaknya.

Pengunduran kelima warga yang mundur dari kepesertaan PKH tersebut selanjutnya mendapatkan sertifikat sebagai keberhasilan mengangkat kesejahteraan (Graduasi Mandiri) dari Bupati. imam(r)
Share this article :