Hujan Deras, Jalan Utama Dukuh Cirendu Kecamatan Sirampog Brebes Alami Longsor - suara rakyat
Home » , » Hujan Deras, Jalan Utama Dukuh Cirendu Kecamatan Sirampog Brebes Alami Longsor

Hujan Deras, Jalan Utama Dukuh Cirendu Kecamatan Sirampog Brebes Alami Longsor

Written By suararakyat on Wednesday, February 20, 2019 | 9:51 PM

Sirampog,(suararakyattegal.com),- Akibat hujan deras, Jalan utama di Dukuh Cirendu RT 04 RW 04 Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, mengalami longsor sepanjang 20 Meter dan lebar 5 Meter dan hanya menyisakan badan jalan sekitar 1 Meter, juga mengancam sebuah bangunan rumah milik warga yang berada di depannya, hal itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, Minggu siang 17 Februari 2019.

Kepala desa (Kades) Plompong Fatoni mengatakan, kelongsoran itu terjadi yang bersamaan amblesnya bangunan pengaman tebing jalan setinggi 16 Meter saat turun hujan deras sekitar pukul 13.30 WIB. Sehingga kondisi saat ini sarana transportasi atau badan jalan yang tinggal satu meter itu hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua saja, katanya saat ditemui diruang kerjanya Rabu (20/2) kemarin.

Dikatakan Fatoni, jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga Plompong untuk menuju ke pedukuhan desa Cilibur kecamatan Paguyangan.

Tambah Fatoni, longsornya jalan di Dukuh Cirendu  itu semakin mempersulit akses transportasi ekonomi warga. Sebelumnya, jembatan penghubung utama yang melintang di atas Sungai Keruh putus dan melumpuhkan jalur transportasi, karena harus memutar arah.

Hingga kini upaya penanganan darurat jembatan Plompong masih belum selesai dan belum dapat dilintasi. Pihaknya berharap agar Pemda Brebes melalui Dinas terkait agar segera memberikan penanganan.

Sementara Camat Sirampog Wigiyanto SIP membenarkan kejadian jalan longsor di Dukuh Cirendu Desa Plompong akibat hujan deras. Pihaknya telah mendapat laporan dari pemerintah desa Plompong dan meneruskan ke Bupati Brebes melalui instansi terkait.

"Upaya penangan darurat, terutama mengamankan sisa badan jalan telah dilakukan pemasangan pengaman darurat agar tidak membahayakan warga," tandas Wigiyanto. imam(r)
Share this article :