Bocah SD Tenggelam, Waduk Penjalin Paguyangan Brebes Kembali Menelan Korban Jiwa - suara rakyat
Home » , » Bocah SD Tenggelam, Waduk Penjalin Paguyangan Brebes Kembali Menelan Korban Jiwa

Bocah SD Tenggelam, Waduk Penjalin Paguyangan Brebes Kembali Menelan Korban Jiwa

Written By suararakyat on Monday, March 25, 2019 | 3:48 PM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Waduk Penjalin di desa Winduaji Kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes kembali menelan korban jiwa, kali ini seorang pelajar SD kelas 2, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa Sabtu siang (23/3) kemarin.

Keterangan yang dihimpun, menerangkan korban Mohamad Nuriman bin Rokhiman (8) bersama temannya Baim bin Nur Khojim (11), sepulang sekolah sekitar pukul 11.00 WIB yang merupakan warga Rt 03/05 desa Winduaji bersepeda menuju lokasi Waduk untuk bermain perahu dipinggiran Waduk tersebut. Pada saat mereka berenang dan mendorong perahu, agak ketengah tangannya korban terlepas dari perahu. Karena kedalaman air sekitar 3,5 Meter lebih akhirnya korban tenggelam, sedangkan Baim melihat temannya tenggelam merasa panik ketakutan dan berenang kembali ketepi Waduk untuk lari melaporan kepada warga setempat.

Kapolsek Paguyangan Iptu Suroto SH membenarkan kejadian bocah tenggelam di waduk penjalin, pihaknya setelah mendapat laporan itu langsung turun ke lokasi dengan mendatangkan tim SAR untuk memberikan penanganan.

Dengan cepatnya informasi dan laporan tim SAR yang ada segera datang ke TKP diadakan pencarian korban. Korban ditemukan sekira pukul 13.30 WIB oleh tim SAR dan korban sudah meninggal dunia, setelah berusaha diangkat korban sempat terlepas lagi, dan dilakukan pencarian kembali sekitar 15 menit dan akhirnya korban berhasil diangkat kepermukaan, dan langsung dibawa ke Puskesmas Paguyangan untuk di visum, dan selanjutnya diserahkan ke orang tuanya untuk dimakamkan.

"Saya sangat mengapresiakan tim gabungan SAR yang ada, dimana dapat bertindak cepat dalam penanganan sehingga dalam waktu kurang dari 2 jam korban berhasil ditemukan", tandas Kapolsek Paguyangan IPTU Suroto SH.

Lanjut Suroto, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar dapat mengawasi anak anaknya untuk melarangnya bermain di waduk apalagi bermain dengan menggunakan perahu sampai ketengah waduk, imbaunya. imam(r)
Share this article :