Home » , » Pembangunan Jembatan Plompong Sirampog Brebes Diminta Segara Rampung Tahun 2020

Pembangunan Jembatan Plompong Sirampog Brebes Diminta Segara Rampung Tahun 2020

Written By suararakyat on Friday, December 20, 2019 | 11:31 PM

Sirampog,(suararakyattegal.com),- Pembangunan jembatan Plompong kecamatan Sirampog kabupaten diminta segera dirampungkan pada tahun 2020 mendatang, mengingat sarana tersebut sangat dibutuhkan masyarakat desa Plompong dalam beraktifitas, hal ini diungakapkan Akhmad Mafrukhi SE, Ketua Komisi III DPRD Brebes usai meninjau lokasi pembangunan jembatan belum lama ini.

Mafrukhi mengatakan, pembangunan jembatan Plompong tersebut harus bisa segera terwujud. Pihaknya mendesak agar Pemda Brebes segera merampungkan pembangunan tersebut, pasalnya sarana tersebut merupakan aset utama transportasi jarak tempuh terdekat yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat desa Plompong dalam melakukan aktifitasnya.

Dijelaskan Mafrukhi, jembatan Plompong yang melintang diatas sungai keruh di perbatasan wilayah desa Plompong - Kaliloka tersebut mengalami putus total pada tahun lalu, akibat bencana alam banjir yang berdampak buruknya kondisi aktifitas masyarakat di sektor perekonomian, pendidikan dan lainnya.

Dari hasil peninjauannya, pihaknya mengatakan pembangunan jembatan pada tahap pembuatan pondasi yang dilaksanakan tahun 2019 ini cukup baik dan mencapai 99 persen dan diharapkan dalam waktu dua hari kedepan akan selesai. Dan pihaknya tetap akan mengawal agar jembatan yang menjadi aspirasi masyarakat Plompong akan terwujud, ucapnya.

Harapan yang sama Kades Plompong Suyanto menyerahkan ke anggota DPRD Brebes agar memperjuangkan jembatan tersebut supaya segera dirampungkan, sehingga masyarakatnya tidak merasa terisolir dan kesulitan yang harus menempuh jarak lebih jauh dengan melalui wilayah kecamatan Bumiayu maupun Paguyangan.

Sementara Kabid Cipta Karya DPU Brebes, Dani Asmoro mengatakan, pekerjaan pembangunan jembatan Plompong dilaksanakan bertahap. Tahun ini baru tahap pembuatan pondasi dan akan selesai tepat waktu, katanya.

Menurut Dani, berdasarkan kajian geologi dan rekomendasi Universitas Jendral Sudirman (Unsud) Purwokerto ada perubahan desain perencanaan yang semula menggunakan boorpile untuk pondasi, menjadi pondasi biasa. Perubahan terjadi karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk mobilisasi alat berat, tandasnya.

Lanjut Dani, jembatan Plompong akan dilanjutkan dengan pembuatan bentangan pada tahun 2020 nanti. Untuk pembangunan itu Pemkab Brebes menyiapkan dana sebesar Rp 2 milyar dan akan ditambah dengan anggaran dari Provinsi sebesar Rp 10 Milyar, terang Dani. imam(r)
Share this article :