Home » , » Tuntut Keadilan Pembagian Air Bersih Irigasi Ratusan Warga Datangi Balai Desa Kaligiri Brebes

Tuntut Keadilan Pembagian Air Bersih Irigasi Ratusan Warga Datangi Balai Desa Kaligiri Brebes

Written By suararakyat on Saturday, December 28, 2019 | 9:50 PM

Sirampog,(suararakyattegal.com),- Ratusan warga Desa Mendala dan Kaligiri, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes geruduk Balai Desa Kaligiri untuk menuntut keadilan pembagian kebutuhan air bersih maupun air irigasi dari sumber mata air di desa Kaligiri. Tiga Pemdes tersebut (Kaligiri, Mendala dan Sridadi) dengan menggelar musyarawah untuk mencari solusi terbaik di Aula kantor desa Kaligiri Jumat (27/12) kemarin.

Kepala desa (Kades) Kaligiri Rosidin mengatakan, musyarawah ini untuk menindak lanjuti kesepakatan bersama terkait kebutuhan air bersih agar dapat diselesaikan segera, sehingga kedepan tidak lagi terjadi gejolak di masyarakat.

Hal yang sama disampaikan Kades Mendala Ali Murtadho, musyawarah ini dipercepat untuk mencari solusi yang terbaik, dan pihaknya mengakui selama ini masyarakatnya membutuhkan suplay air dari desa Kaligiri dan Sridadi. Diharapkan dengan musyawarah tersebut pihaknya meminta kebijakan dari masyarakat kedua desa agar masyarakatnya mendapat suplay air bersih untuk kebutuhan hidup.

Sementara Camat Sirampog Wigiyanto SIP mengatakan, mengapresiakan masyarakat yang diwakili ketiga Pemdes dapat musyawarah dan mufakat dalam memperjuangkan warganya.

Lanjut Wigiyanto, manakala terjadi permasalahan supaya dimusyawarahkan, jangan sampai terjadi kesalahpahaman antara  masyarakat desa Kaligiri, desa Mendala maupun desa Sridadi.

"Negara kita berazaskan Pancasila dalam sila ke 4 yang berbunyi, Kerakyatan yang di pimpin Oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan" ungkap Wigiyanto.

Dalam Musyawarah ketiga Pemdes, sebagai moderator dari anggota koramil Serka Agus Susilo, dengan menghasilkan tiga point kesepakatan bersama diantaranya desa Mendala dan Desa Sridadi disepakati mengambil air dari sumber air kaligiri, Pemasangan pipa yang ke Mendala di bak air yang baru hanya boleh  sementara sampai bulan Januari 2020,
Dan harus ada penataan pipa yang ke desa Sridadi sampai bulan Januari 2020 dengan catatan dimohon untuk diupayakan agar desa Sridadi mengambil air bersih dari sumber yang ada di desanya sendiri.

Musyawarah tersebut dihadiri Muspika, tiga Kades, Ketus BPD dan Tomas ketiga desa, musyawarah berlangsung damai dan kondusif. imam(r)
Share this article :