Hujan Deras, Bangunan Talud Longsor Timbun Dua Rumah Warga - suara rakyat
Home » , » Hujan Deras, Bangunan Talud Longsor Timbun Dua Rumah Warga

Hujan Deras, Bangunan Talud Longsor Timbun Dua Rumah Warga

Written By suararakyat on Friday, January 10, 2020 | 7:48 AM

Bantarkawung,(suararakyattegal.com),- Di awal tahun 2020 wilayah kabupaten Brebes tengah beruntun mengalami beberapa kejadian Bencana alam, seperti tanah longsor, rumah roboh, tanah bergerak dan lainnya. Walaupun tidak memakan korban jiwa, namun mengalami kerugian materi puluhan juta yang dialami para korban.

Hasil pantauan wartawan suararakyattegal.com, selama sepekan  awal tahun baru ini, bencana alam yang tercatat sudah hampir puluhan peristiwa akibat hujan lebat dan tanah longsor. Dan saat ini dialami oleh  Muhlisin dan Kosim warga  dukuh Bisole RT 01/03 desa Karangpari kecamatan Bantarkawung kabupaten Brebes, tempat kediamannya di bagian belakang/dapur mengalami rusak berat terkena longsoran tanah yang ada diatas talud penahan tebing. Karena talud sudah termakan usia, sehingga tidak mampu menahannya, maka longsoran jatuh kebawah menimpa bangunan rumah mereka. Senin sore (6/1) kemarin.

Kepala desa Karangpari Friyani AMD Keb. SSos membenarkan rumah kedua warganya mengalami rusak berat tertimpa matrial jebolnya talud yang tidak kuat menahan longsor. Kejadian pada senin sore sekitar pukul 16.00 WIB, akibat turun hujan besar selama dua jam lebih mengguyur wilayahnya. Mereka ditaksir mengalami kerugian materi masing masing sekitar Rp 50 Jutaan.

Dikatakan Fitriyani, upaya penanganan masih dilakukan dengan kerja bhakti oleh warga untuk membersihkan puing-puing reruntuhan rumah yang terkena bencana itu. Dalam kejadian ini sudah melapor ke Kantor Kecamatan Bantarkawung untuk diteruskan ke Pemerintah Kabupaten, dengan harapan segera ada penanganan dan pemberian bantuan untuk korban longsor tersebut. Pemerintah Desa Karangpari juga mengupayakan adanya bantuan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tuturnya.

"Kita upayakan bantuan untuk korban bencana  longsor ini secepatnya dan akan di masukan dalam  program rumah tidak layak huni (RLTH)," pungkas Fitriyani. imam(r)
Share this article :