Home » , » Lapuk Termakan Usia, Talud Bendung Purbanala Kec Bumiayu Alami Longsor

Lapuk Termakan Usia, Talud Bendung Purbanala Kec Bumiayu Alami Longsor

Written By suararakyat on Tuesday, January 14, 2020 | 9:31 PM

Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Talud penahan jalan dilokasi irigasi samping pintu air Bendung Purbanala di dukuh Purbanala RT 03/04 desa Jatisawit Kecamatan Bumiayu kabupaten Brebes pada Selasa 14 Januari 2020 mengalami longsor sepanjang 13 Meter. Kejadian itu dipicu kondisi talud yang sudah lapuk termakan usia dan tidak kuat menahan resapan maupun derasan air hujan dengan intensitas tinggi.

Danramil Bumiayu Kapten Inf Ngadio melalui anggota Babinsa Jatisawit Serma Bambang mengatakan, longsornya talud sepanjang 13 Meter dengan ketinggian 5 Meter itu dipicu kondisi tersebut mengalami lapuk termakan usia sehingga tidak mampu menahan deras air hujan, sehingga terjadi longsor pada Selasa pagi hari 14 Januari sekitar pukul 02.00 WIB.

Pihaknya berharap sarana itu agar segera mendapat penanganan, sehingga tidak mengancam seluruh kondisi talud penahan jalan disekitar Bendung Purbanala, manakala terjadi bencana susulan, ujarnya saat dilokasi bencana.

Sementara Kepala UPTD PSDA Pemali Hulu H Rojikin melalui Mantri pengairan PSDA Bumiayu Abdurokhim menjelaskan, longsornya talud tersebut tidak mengganggu dan tidak berdampak pada pasokan aliran air irigasi ke lahan pertanian, ujarnya.

PSDA dalam penanganan longsor ini, pihaknya telah mengambil tindakan melakukan koordinasi dengan Camat Bumiayu dan atasannya tentang kondisi dilapangan sebagai bahan pembuatan surat laporan ke Dinas induk serta melakukan klarifikasi PSDA Pemali Hulu dengan Muspika Bumiayu dan Pemdes setempat membahas rencana penanganan darurat, setelah dilakukan kalkulasi dan ditaksir bencana tersebut mengalami kerugian sekitar 80 juta lebih, ujarnya

"Hasil klarifikasi penahanan darurat  membuahkan kesepakatan bersama diantaranya dinas PSDAPR menyediakan doken dan karung plastik, BPBD sasak bambu,  Pemdes setempat berupa pasir urug" jelasnya

Hal senada dikatakan Camat Bumiayu Drs Apriyanto Sudarmoko, pihak Muspika, Kades dan PSDA Pemali Hulu Bumiayu telah sepakat untuk melakukan penanganan longsor ini secara darurat dan mendatang penanganan permanennya. Pihaknya akan mengusulkan supaya bisa dilaksanakan di tahun anggaran 2021. Atau kalau bisa dipercepat pada anggaran perubahan, ungkapnya. imam(r)
Share this article :