Tanggulangi Tanah Longsor, RPH Kretek dan BKPH Paguyangan Adakan Reboisasi - suara rakyat
Home » , , » Tanggulangi Tanah Longsor, RPH Kretek dan BKPH Paguyangan Adakan Reboisasi

Tanggulangi Tanah Longsor, RPH Kretek dan BKPH Paguyangan Adakan Reboisasi

Written By suararakyat on Wednesday, January 8, 2020 | 8:38 AM

Paguyangan,(suararakyattegal.com),- Upaya pencegahan terjadi tanah longsor di wilayah hutan, RPH Kretek BKPH Paguyangan menggelar Pencanangan Gerakan Reboisasi dengan penanaman 60.000 biji Kaliandra merah di kawasan wisata Andini Wadas Kaca desa Pandansari kecamatan Paguyangan kabupaten Brebes, Selasa (7/1).

KRPH Kretek Kasmin mengatakan, tujuan dari Gerakan Reboisasi ini dalam rangka memberi edukasi kepada generasi penerus bangsa untuk peduli hutan secara lestari dan berkelanjutan yang mana pada lokasi yang miring dan terjal perlu diperkuat dengan tanaman yang mampu menahan dan memperkuat perakaran sehingga ketika musim hujan tidak mudah erosi atau longsor seperti jenis tanaman Kaliandra merah.

Hal senada disampaikan Asper BKPH Paguyangan Kurniawan Adi Sarjono,  perlu sekali adanya kesadaran masyarakat akan arti fungsinya hutan baik itu hutan lindung ataupun hutan produksi. Pada hutan produksi berharap masyarakat yang menggarap lahan segera beralih ke komoditi secara cepat ke tanaman kopi disamping punya nilai ekonomi yang tinggi. Pada hutan lindung percepat gerakan reboisasi pada tempat tempat yang rawan longsor.

Adi Sarjono menjelaskan, dengan menanam baik tanaman keras dan biji bijian berupa kaliandra merah, karena kaliandra merah bisa cepat tumbuh dan mudah rapat dalam penyebarannya, sehingga harapannya lahan lahan yang miring dan terjal bisa rapat kembali. Kaliandra memiliki akar yang kuat dan bisa menyebar pertumbuhannya sehingga kedepan resiko terjadinya tanah longsor bisa tercegah secara alami, jelasnya.

Adi Sarjono, menambahkan kedepan manakala tanaman tersebut bisa terjaga dan tumbuh subur bunga bunga Kaliandra merah bisa jadi pakan lebah madu dan biji biji yang kering bisa tumbuh menyebar secara alami pula.

Sementara Kepala Desa (Kades) Pandansari Irwan  Susanto SE, dalam menyikapi musim penghujan dengan intensitas yang cukup tinggi perlu segera ada gerakan yang nyata berupa penghijauan/reboisasi sehingga lahan lahan yang terbuka bisa tertutup kembali dengan pohon pohon yang sesuai dengan peruntukannya.

Lanjut Irwan, pihaknya sangat mendukung penuh adanya gerakan reboisasi pada hutan lindung sehingga kedepan kelestarian hutan semakin terjaga dan tentunya sumber mata air juga terjaga tidak mengalami susut debit air. Selain itu untuk peduli penyelamatan cagar alam wisata  Ranjeng yang merupakan icon desa Pandansari, dengan harapan kegiatan ini semoga segera tercapai hutan yang lestari.

Acara tersebut dihadiri Jajaran  Perhutani, PemDes Pandansari, LMDH Tunas Pratama, Pecinta Alam Wipala Patuguran, Pramuka Saka Wana Bhakti wilayah Brebes Selatan,Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda Desa Pandansari. Acara dilanjutkan dengan menanam biji kaliandra sebanyak 5 kg setara dengan 60.000 biji Kaliandra merah yang di tanam secara bertahap. imam(r)
Share this article :