Home » , , » KH Abdul Wahab : Untuk Senyum Saja, Butuh Orang Lain

KH Abdul Wahab : Untuk Senyum Saja, Butuh Orang Lain

Written By suararakyat on Saturday, May 14, 2022 | 5:34 PM


Bumiayu,(suararakyattegal.com),- Mubaligh kondang dari Tegalmunding, Pruwatan Bumiayu KH Abdul Wahab mengingatkan, untuk tersenyum saja seorang manusia membutuhkan orang lain. Sebab, kalau senyum-senyum sendirian, maka dianggap orang tidak waras. Untuk itu, dalam setiap kehidupan manusia saling membutuhkan orang lain sebagai mahluk sosial.


Demikian disampaikan Kiai Wahab saat mengisi tausiyah pada halal bihalal masyarakat Brebes wilayah Selatan di Pendopo Bumiayu, Kamis (12/5).


Apalagi, lanjutnya, untuk mencapai kesuksesan membangun Brebes maka membutuhkan banyak orang untuk menyokong bersama, saiyeg saeko proyo. Pun demikian untuk menjadi Bupati, Anggota Dewan, Manager yang memproduksi barang dan jasa di pabrik dan berbagai macam aktivitas kehidupan manusia, membutuhkan orang lain sebagai partner. 


“Sebagai mahluk sosial, harus hidup bergotong royong, saling simbiosis mutualisme dalam upaya mencapai suatu tujuan,” tandas Kiai Wahab.


Dalam gaya banyolannya, Kiai Wahab mengajak hadirin untuk menebarkan salam, membuat kedamaian di bumi pertiwi, agar NKRI tetap kokoh dan Islam semakin berkibar di Nusantara,.


Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH mengaku bangga dan berterima kasih dengan masyrakat Bumiayu dan sekitarnya. Karena bisa bersilaturahmi, berhalal bi halal di bulan Syawal 1443 Hijriyah. Untuk itu, atas nama pribadi, keluarga dan Pemkab Brebes mengucapkan minal aidin wal faidzin mohon maaf lahir batin. Karena walau bagaimanapun sebagai manusia biasa, kekhilafan pasti menyertainya. 


Sebagai umat muslim, lanjut Idza, Idul fitri berarti kembalinya umat Islam kepada fitrahnya, karena diampuni semua dosanya. Idza berharap, ibadah selama Ramadhan yang lalu mampu membawa dampak yang baik bagi kita semua. Menjadi pribadi yang lebih baik serta lebih bisa bersyukur.


Momentum Idul Fitri, kata Idza, hendaknya dimaknai untuk dapat meningkatkan persatuan dan kesatuan. Terlebih masyarakat Brebes yang sangat heterogen, baik secara ekonomi, sosial maupun budaya, tentunya menimbulkan perbedaan visi dan kepentingan. Meski demikian harus senantiasa menyadari bahwa kepentingan masyarakat secara luas adalah prioritas.


“Marilah kita bertekad untuk mampu tampil sebagai contoh positif bagi masyarakat luas dalam menunjukkan sikap dan perilaku yang bijaksana, termasuk dalam peningkatan kepedulian terhadap sesama,” tandas Idza.


Ketua Panitia, Imam Santoso menjelaskan, halal bihalal digelar untuk mendekatkan masyarakat Brebes wilayah selatan dengan pimpinannya yang berpusat di Brebes. Dengan halal bihalal ini, diharapkan akan tumbuh kebersamaan dan saling peduli untuk membangun Kabupaten Brebes. Rizal(r)

Share this article :